Kok tiba - tiba judulnya begitu non? Lagi ada masalah? 

from here
Bukan kenapa - kenapa sih, cuma kebetulan gak sengaja dalam 2 hari ini gw merasakan kejomplangan yang sangat dalam kehidupan ini. Hari ini gw ngeliat foto - foto yang kurang lebih menggambarkan kondisi susahnya nasib anak - anak daerah yang ingin mendapatkan pendidikan. Sedangkan kemarin?

Kebetulan Sabtu kemarin, bokap dapat undangan pernikahan dari temannya. Anaknya mau nikah dan kebetulan akan dipestain di Hotel M (Hotel terkenal di kawasan Senayan Jakarta). Yach, di umur anaknya yang sepantaran gw (fyi, mid 20) gw sempet menanyakan ke bokap. Wowww, kok bisa sih ngerayain nikahan sebesar itu? Dan dijawab bokap dengan, "Yach, mereka kan keluarga yang memiliki uang". Dan gw cuma bisa jawab oke lah wajar dan sah.. Toh saudara - saudara gw pas married juga masih dibiayain sama bapak emaknya juga. Walaupun gak pernah di hotel semewah itu. Paling keren di Intercontinental :D

Sejauh ini perasaan loe gimana? Aman.. Masalah dimulai saat gw mendengarkan percakapan - percakapan para tamu undagan disana. Beberapa contoh percakapan:

Ibu - ibu : Hey, aduh udah lama banget gak ketemu kamu (cipika cipiki sama cewek yang kira - kira sebaya sama gw bisa jadi lebih muda)
Cewek   : Iya tante, aku gak ngenalin tadi dari jauh
Ibu - ibu : Iya, kamu kurusan yaa.. Gak betah ya di Indonesia?
Cewek   : Iya, aku gak betah tante pengennya balik kesana lagi

Gw? Speechless. Hello, loe masih ngomong bahasa Indonesia, masih punya relasi di Indonesia, tapi loe berani2 nya ngomong kayak gitu.. Gw bener - bener speechless

Cewek : Iya gw kerja di kasih cuti sekitar 12 hari gitu dhe setahun
Cowok : Gila masa sih cuma 12 hari setaun. Perusahaan macam apaan tuh?

Hellooooo,, gw gak tau loe berdua asalnya dari planet mana.. Tapi disini cuti 12 tahun itu merupakan cuti yang paling wajar diberikan perusahaan kepada pegawai nya. 

Potret kehidupan from here

Itu contoh beberapa percakapan yang agak - agak membuat gw sedih sih.. Kenapa sih kalian gak bisa menghargai apa yang kalian punya dalam hidup ini? hhhhh.. Padahal diluar sana, masih banyak lho orang - orang yang membutuhkan. Saudara - saudara gw pada kuliah kok diluar negeri. Punya usaha sendiri, tapi mereka semua gak pernah sampai segitunya. Gak menghamburkan uang untuk acara Bachelor Trip ke Japan, ataupun nganggep Indo sebagai tempat yang gak enak gitu. Please hargai apa yang kalian miliki dan cintailah negara asal kalian :)

Cover
Well, kembali lagi dengan review bukunya saudara - saudara. Kali ini buku yang mau di review adalah Good Fight karangan Christian Simamora dan seperti biasa, novel ini merupakan novel pinjaman. Hahaha.

1. Story
Kalau boleh jujur, novel ini sempet nganggur lama banget disamping ranjang gw karena gw fokus sama bacaan - bacaan yang ada di dalam hp gw. Tapi begitu pas gw baca cerita ini, wuihhhh.. cuma butuh sekitar 5 jam untuk selesain baca novel ini. hahaha..

Novel ini merupakan salah satu dari seri #JBoyfriends karangan Christian Simamora yang sebagian besar sudah gw tulis reviewnya. Menceritakan tentang Jethro Liem (Jet) dan Teresia (Tere) yang merupakan pegawai dari Mascara (Majalah yang ng hits banget kalau menurut buku - buku terbitan Christian Simamora). Tere di bagian redaksi sedangkan Jet adalah fotografer.

Di awal - awal buku ini dikisahkan bahwa Tere dan Jet ini sering berantem. Perang mulut gitu lah, sampai2 Lisa (anak redaksi Mascara dan juga teman baik Tere) bilang gini "Hati - hati dari benci nanti berubah menjadi cinta" :)

Tapi semua ini berubah saat Jet gak sengaja mendengar bahwa Tere adalah seorang selingkuhan dari laki - laki yang memiliki tunangan (Indra), Jet yang berusaha untuk berbicara dengan Tere malah diusir oleh Tere dari rumahnya sampai tiba - tiba Jet mengakui bahwa dirinya berada di posisi yang sama seperti Tere yaitu sebagai selingkuhan seorang wanita yang suaminya sedang dalam keadaan koma akibat kanker otak di Singapore (Nadine Sasongko). 
 
Mungkin karena kondisi yang sama, akhirnya Tere pun pelan - pelan menjadi akur dengan Jet. Jet sendiripun akhirnya lama kelamaan mulai memiliki rasa kepada Tere. Tere pun diam - diam mulai merasakan getaran - getaran aneh saat berdekatan dengan Jet. Bagaimana akhirnya kisah Jet dan Tere? Dibaca sendiri ya bukunya :)
2. Alur Cerita
Hmmm.. kehabisan komentar dhe. mungkin Christian Simamora sangat menyukai tema - tema tentang perselingkuhan kah? karena disini selingkuh nya banyak banget dari Tere sama Indra, lalu Jet dan Nadine, lalu Tere dengan Jet.. free sex is common in this novel. :(

3. Bahasa
Gw ngerasa novel ini merupakan novel yang paling baik dalam hal penuturan kata - kata ya. Gak ada kalimat yang terlalu berlebihan ataupun terlalu alay, cuma suka sering ada kesalahan dalam setting sih. Misal 
 
Hal 336 Jet berjalan menuju pintu kamar Tere. 
Padahal setting nya adalah apartemen Jet. hahaha 
 
Typo sih tetap ada ya, cuma gw males bahasnya karena udah sering.

4. Fisik         
Tetap dengan pemandangan cowok yang aduhai di cover depan, setau gw ini adalah edisi dengan cover yang berbeda dari versi awalnya. Gw sih suka yg ini dibanding edisi bahelanya :)
Versi lama
Penerbit                : Gagas Media
Harga                   : Gak tau. hahaha
Pengarang             : Christian Simamora
Jumlah Halaman    : IX + 491 halaman
Terbit                    : 2012
Di malam bulan purnama, seorang dewi terjebak bersama seorang pria berhati dingin dan licik di permukaan bumi.

Dewi Langit, Pria Bumi, lalu Malaikat Kematian….


Apakah wanita itu benar-benar tunanganku?

Pria itu bernama Kang Min-Hyuk, pria berhati dingin dan licik. Ia tidak tampak terkejut ketika tunangannya bangkit dari kematian. Ia tidak memiliki perasaan apa pun kepada wanita itu. Akan tetapi sesudah kejadian itu, wanita itu terlihat seperti wanita lain. Dan wanita itu tidak pernah bisa hilang dari pikirannya.


Apakah pria itu akan berhasil mengetahui identitasku yang sebenarnya?

Ji-Wan melanggar peraturan langit dan turun ke bumi untuk menggantikan posisi seorang wanita yang meninggal. Di sana, ia bertemu dengan Min-Hyuk, tunangan wanita yang ia gantikan. Sejak bertemu dengannya, Ji-Wan tahu bahwa pria itu adalah orang yang tidak mudah untuk dihadapi. Walaupun begitu, Ji-Wan berniat untuk bisa terus bertahan di dunia manusia… meski ia merasa lelah.

Begitu baca cuplikan yang ada di belakang buku ini, sebenarnya agak ragu sih mau beli atau gak. Soalnya kayaknya agak gak masuk akal. Bayangkan ada Dewi dan malaikat kematiannya segala. Haha. 

Tapi karena sudah pernah baca novel Hyun Go Wun lainnya, jadinya akhirnya dibelilah buku ini. Apalagi Gramedia lagi ngadain acara discon 30% off dari tanggal 2 - 8 Februari 2015 dengan menggunakan Kartu Kredit BCA, Kartu Flazz BCA dan Kartu Kompas Gramedia untuk seluruh buku - buku terbitan grup Kompas Gramedia. Buku ini sendiri sih terbitan Penerbit Haru, cuma karena dari kemarin pengen banget punya yang namanya Kartu Kompas Gramedia (salah sendiri sih, sebenarnya sudah beberapa kali belanja buku > Rp. 500.000,- cuma gak pernah ditebus) akhirnya dibelilah buku ini bareng - bareng sama novel lainnya yang mungkin saja akan saya review di kesempatan lain.

Back to the review!!!

1. Story
Buku ini berkisah tentang seorang calon Dewi Langit yang bernama Dal-Hee. Dal-Hee ini sebenarnya adalah seorang manusia yang diselamatkan dari kejaran harimau dan akhirnya diterima oleh Kerajaan Langit untuk di didik menjadi Bulan (Well, sounds crazy). Tapi, walaupun Dal - Hee merupakan calon Dewi dia masih saja membawa sifat - sifat duniawinya. Sebenarnya untuk menjadi Dewi, Dal-Hee harus menjalani yang namanya 7 kali reinkarnasi untuk menghilangkan sifat - sifat duniawinya. Di saat Dal-Hee sedang bersiap - siap untuk menjalankan reinkarnasinya dia malah mendengar permintaan tolong dari bumi. Dal-Hee yang tidak tahan mendengar kalimat permintaan minta tolong itu akhirnya turun dari langit secara diam - diam. 

Di bumi dia bertemu dengan Yoon Ji - Wan yang sudah tidak ingin hidup lagi dan memang masa hidupnya sudah hampir habis. Ditandai dengan kehadiran seorang malaikat kematian 2999. Dal - Hee yang bingung kenapa Ji - Wan lebih memilih untuk mati tanpa berjuang akhirnya mengamati bahwa hidup Ji - Wan sungguh sangat kasihan. Tidak ada seorangpun yang peduli dengan keadaannya, semua sangat dingin. Ibu tiri dan adik ibu tirinya hanya memikirkan mengenai merger. Adik tirinya diam - diam merasa bersyukur dan ingin menggantikan kakaknya untuk menikah dengan tunangannya. 

Tunangannya sendiri Kang Min-Hyuk hanya peduli dengan urusan bisnis yang belum selesai dengan Ji-Wan dibandingkan dengan keadaan Ji-Wan sendiri. Ji-Wan pun meminta kepada sang Dewi untuk memanusiakan Min-Hyuk agar Min-Hyuk bisa merasakan apa yang dirasakan oleh dirinya sendiri. Sang Dewi pun akhirnya berjanji kepada Ji-Wan untuk membantu memanusiakan Min-Hyuk.

Seperti yang disebut dalam cuplikan novel, akhirnya Dal-Hee memutuskan untuk masuk ke tubuh Ji-Wan yang sudah meninggal walaupun ditentang oleh Malaikat Kematian.Bagaimana kisah hidup Dal-Hee saat menjalankan hidupnya sebagai Ji-Wan? Apakah akhirnya Min-Hyuk bisa berubah menjadi manusia yang baik dan mengenal yang namanya cinta?
  
2. Review
Pas baca novel ini pertama kali, agak - agak bingung sih. Karena tiba - tiba Dal-Hee sudah masuk ke dalam tubuh Ji-Wan. Tapi setelah itu dijelasin sih kenapa Dal-Hee bisa ada di tubuh Ji-Wan. Selain itu, menurut saya novel ini bisa dibilang ide cerita standar. Bagaimana seorang cowok dingin akhirnya berubah menjadi cowok baik dan penuh perhatian karena seorang wanita yang ceria. Cuma karena dibumbui dengan cerita Dewi serta malaikat saja :D

Lalu, ada beberapa hal yang kesannya kurang digali secara mendalam. Seperti contohnya, kenapa Ji-Wan dan Mi-Ra dulunya tidak akrab (Mi-Ra adik tirinya Ji-Wan), atau kenapa malaikat kematian bisa benci setengah mati dengan manusia jahat. Ya seperti itulah. Tapi overall ceritanya bagus dan menyentuh. Kalau gw yang narik intisarinya sih seperti ini. 

Manusia itu merupakan produk dari apa yang dibuat oleh manusia lain. Sifat yang ditunjukkan oleh teman, saudara ataupun manusia yang berinteraksi dengan kita, ditentukan sendiri oleh bagaimana kita membawa diri kita di hadapan orang. Jangan berharap orang lain akan berubah apabila kita sendiri tidak berubah.

3. Bahasa
Hmmm.. Walaupun sudah lebih baik dari novel - novel terjemahan bahasa Korea terbitan Haru sebelumnya, tetap saja ada beberapa hal yang sulit dimengerti dalam novel ini. Jadi kita harus baca novel ini baik - baik. 

4. Fisik
Seperti biasa, penerbit Haru selalu sukses memberikan ilustrasi yang menarik bagi buku - buku terbitannya. Manis dan indah :)
Penerbit              : Haru
Harga                 : Rp. 67.000,-
Penulis                : Hyun Go Wun
Jumlah Halaman  : 405 halaman
Terbit                  : 2014
Terbit                  : 978-602-7742-39-0 
Hari ini saya pengen cerita, hal – hal yang menjadi pertimbangan dan harus diperhatikan sebelum melakukan deal asuransi. Kenapa saya tiba – tiba buat topik ini? Karena kebetulan banget saya baru aja membatalkan keinginan saya untuk berinvestasi masa depan di suatu perusahaan asuransi sebut saja PT. X.

Kok batal sih tante? Emang bisa batal tante? Atau pertimbangannya apa sih tante? Nah, di tulisan ini saya akan membahas mengenai semua hal tersebut.

Perlu gak sih yang namanya asuransi?
Kalau tanya sama agen asuransi, pasti jawabannya perlu banget. Kalau sanggup beli semua produk asuransinya, saya rasa bakal ditawarin semuanya kali. Haha.

Kalau menurut tante gimana?
Perlu ditanya lagi ya? Tentu saja menurut saya perlu. Kenapa? Karena sekarang biaya – biaya semakin mahal. Kalau kita punya asuransi kesehatan, minimal kita bisa berobat tanpa perlu khawatir sama yang namanya biaya. Tapi tetap tergantung dengan jenis penyakitnya sih. Cuma misal amit – amit kecelakaan terus yang nabrak kabur kita di bawa ke rumah sakit sama warga, asuransi bakal berguna banget karena kan kita sama – sama tahu lah ya Rumah Sakit gak bisa bertindak tanpa ada yang bertanggung jawab. Kira – kira begitu sih menurut saya. 

Tapi saya sudah punya asuransi dari kantor, perlu lagi?
Menurut saya, tetap perlu sih. Alasannya simple, kan belum tentu kita bakal di perusahaan itu terus. Gak ada salahnya prepare for the worst!

Jenis – jenis asuransi apa saja sih?
Banyak sih jenis nya, ada kesehatan, dana pensiun, mobil, rumah, anak, istri/suami, dsb.

Ohh, banyak yaaa!!! Pilih yang mana tante?
Wah, kalau masalah pilih – pilihan bisa tanya agen asuransi nya aja dhe ya. Tante gak sanggup jelasinnya. Atau baca – baca brosur nya dhe.

Apalagi tante yang perlu diperhatikan dalam berasuransi?
Yang perlu diperhatikan berikutnya adalah jenis investasi apabila asuransi yang kita inginkan adalah asuransi + investasi. Sebenarnya ada juga asuransi yang murni asuransi, hanya saja biasanya gak balik modal. Jadi kebanyakkan, asuransi saat ini sudah termasuk dengan investasi.

Emang investasi – nya apa saja sih?
Ini tergantung dari perusahaannya sih. Cuma setau saya biasanya gak jauh – jauh dari ini
  • Money Market Fund Investasi pada instrument – instrumen pasar uang, dengan tingkat risiko rendah
  • Fixed Income Fund Investasi berstrategi moderat pada instrumen-instrumen pendapatan tetap, dengan tingkat risiko menengah
  • Balanced Fund Investasi berstrategi moderat pada efek saham, instrumen pendapatan tetap dan pasar uang, dengan tingkat risiko menengah
  • Equity FundInvestasi berstrategi agresif pada efek – efek saham, dengan tingkat resiko tinggi

Ada lagi tante?
Perhatikan juga mengenai biaya – biaya yang akan kita tanggung selama tahun polis berjalan (selama kita masih ber-asuransi). Sepengetahuan saya sih biaya – biaya ini antara lain:
  • Biaya Akuisisi dari Polis
  • Biaya Top Up
  • Biaya Pengelolaan Investasi
  • Biaya Asuransi biasanya berlaku sejak Tanggal Berlaku Polis dan tergantung umur dan Uang Pertanggungan
  • Biaya Administrasi
  • Biaya Pemeliharaan
  • Biaya Penebusan Polis apabila Polis batal atau saat kita ingin berhenti dari Polis
  • Biaya Pengalihan Dana Investasi
  • Biaya Cuti Premi Otomatis
Petuah – petuah yang bisa saya kasih adalah:
Cek bagaimana pembayaran premi dapat dilakukan. Apakah setiap bulan, 3 bulan sekali, 6 bulan sekali atau setiap tahun. Apakah kita bisa mengubah nilai polis kita menjadi lebih rendah atau lebih tinggi (bisa saja kan, kita mau menaikkan nilai polis atau malah menurunkan nilai polis)

Baca dengan seksama mengenai produk yang anda inginkan, apabila ada yang tidak dimengerti coba tanyakan ke agen yang bersangkutan. Apabila jawaban agen kurang memuaskan, bisa langsung menghubungi customer care perusahaan tersebut.

Perhatikan dengan seksama mengenai masa klaim asuransi tersebut, apakah sesuai dengan kebutuhan anda. Misal, untuk klaim biaya berobat maksimal 30 hari dari tanggal kuitansi. Apakah itu memenuhi kebutuhan anda? Jangan lupa tanyakan siapa yang berhak untuk mengajukan klaim dan cara – cara untuk mengajukan klaim tersebut.

Masa pertanggungan polis juga perlu diperhatikan, sampai umur berapa polis anda berlaku. 80 tahun, 90 tahun?

Besaran penalti yang akan kita tanggung, apabila kita ingin berhenti dari polis sebelum minimal tahun polis terpenuhi (biasanya tahun polis berkisar di antara 7 – 10 tahun)

Tanyakan juga mengenai berapa lama waktu yang diperlukan agar polis benar – benar aktif. Maksud saya disini apabila kita meninggal dalam kejadian tidak terduga setelah polis terbit kurang dari 1 bulan, apakah Uang Pertanggungan (apabila ada) akan dikeluarkan? Atau bila kita tiba – tiba di diagnosa mengalami penyakit kritis berapa minimal tahun polis berjalan agar kita bisa menerima manfaat yang telah dicantumkan dalam brosur?

Yang penting berikutnya adalah, minimal masa pembayaran premi. Apakah 5 tahun saja boleh, atau minimal 10 tahun? Karena ini menentukan dana – dana yang harus anda sisihkan setiap tahunnya.
Tanyakan juga mengenai cuti premi secara mendetail (konsekuensi, minimal tahun, syarat cuti premi, dsb). Cuti premi ini bermanfaat apabila di masa – masa wajib bayar premi kita memiliki kebutuhan mendesak. Daripada kita menutup asuransi dan mencairkan dana kita dengan resiko terkena penalti, lebih baik kita mengajukan cuti premi ini.

Tanyakan juga mengenai Uang Pertanggungan (UP) atau kadang disebut Manfaat. Karena biasanya hanya ditulis maksimal sekian juta. Perhatikan kata maksimal disini. Jangan sampai anda melihat UP yang besar maka anda langsung mendaftar karena biasanya terdapat tingkatan – tingkatan dalam pengeluaran UP. Dan tanyakan juga minimal tahun polis yang diperlukan sebelum UP ini keluar.

Ini yang paling penting!
Baca dan perhatikan baik – baik isi polis! Sepengetahuan saya, setiap asuransi memberikan masa Free Look (masa dimana kita bisa membatalkan polis tanpa dikenakan penalti, dimana biasanya kita hanya menbayar sejumlah biaya administrasi atau cetak buku polis).

Lamanya tergantung dari masing – masing perusahaan, tapi biasanya 10 – 14 hari. (Bisa ditanyakan terlebih dahulu kepada agen anda). Dan jangan lupa untuk memperhatikan secara detail isi polis anda agar tidak menyesal di kemudian hari.

Satu lagi, pastikan anda sendiri yang mengisi formulir SPAJ (Surat Perjanjian Asuransi Jiwa) atau apabila agen anda menyatakan bahwa dia akan mengisi form tersebut, pastikan bahwa data yang dicantumkan merupakan data yang valid. Karena apabila data yang diberikan tidak valid, perusahaan asuransi berhak untuk membatalkan polis anda dan anda sendiri yang akan dirugikan. Apalagi, bila anda memiliki sejarah penyakit yang tidak diketahui oleh agen anda.

Jangan asal membubuhkan tanda tangan di formulir kosong atau hati – hati terhadap pemalsuan tanda tangan oleh agen anda tanpa sepengetahuan anda, karena tanda tangan anda merupakan hal paling krusial dalam asuransi. Pastikan juga ilustrasi yang anda tanda tangani telah anda mengerti dan merupakan ilustrasi yang anda lihat dan setujui bersama agen anda.
Setelah gw single selama 5 bulan, gw mulai melakukan refleksi terhadap hubungan gw yang kandas setelah berpacaran lebih dari 3 tahun (Hampir 4 tahun malah!!! Note) Dan melalui refleksi ini, gw jadi sadar. OMG!!!!! Gw malu – maluin banget. Hahaha. Mau tau kenapa gw malu – maluin? Nih gw jabarin satu per satu. Yang namanya putus itu menurut gw ada beberapa fase yang akan loe lewatin (tentunya setelah adengan berantem, marah2, nangis2 ya!!!).

1.      Fase Denial
Di fase ini, loe akan bersikap seakan – akan putus bukan masalah besar. Mungkin malah akan keluar kalimat kayak gini “Gak ada dia pun gw happy!” “Ahhhhh, santai aja kali. Masa depan masih panjang!” dsb dsb dsb. Yang intinya adalah loe mau ngebuktiin bahwa hidup tanpa si Dia itu mudah dan sederhana. Gak ribet dan miskin drama. Yeah.. I trust you!!! * fingers cross*

from here
2.      Fase Berharap dan pengandai - andaian
Di fase ini, loe akan mulai mengharap yang bukan – bukan atau malah main dengan pengandaian – pengandaian gak guna. Bisa dimulai dari “Semoga besok – besok dia ngajak gw balikkan!” atau “Kenapa ya dulu gw gak lebih baik dan perhatian sama dia?” atau “Kenapa ya dulu gw gak nolak dia?” atau “Semoga cewek/cowok barunya lebih jelek dari gw!” atau “Semoga dia jomblo terus, biar tau rasa!” dsb nya :D Ayuk dhe ngaku. Bener gak? Seenggaknya pasti sekali dua kali pernah kan kepikiran kayak gini.

3.      Fase Mencari Perhatian
Di fase ini, loe akan mulai posting posting status gaje di sosmed loe (tergantung orangnya sih. Ada yang masuk fase ini dulu baru denial, atau ada juga yang masuk fase berharap dulu). Pada fase ini, gw yakin banget semua teman loe yang bener – bener care dan tau tentang loe akan mulai bertanya – tanya tentang status loe, posting - an gak bermutu eloe, sampe status relationship di facebook loe. Hahaha. Masa – masa mencari teman curhat lah menurut gw, siapa tau nanti malah dapet jodoh atau pasangan hidup baru. Hihi

Trus setelah fase ini, lanjutannya apa dong tante?

Setelah fase ini loe akan masuk ke fase paling mengerikan dari semua fase! Yaituuuuu. *drumroll*

FASE HARAP – HARAP CEMAS PAKE STALKER – IN KEHIDUPAN MANTAN.. wakkakakak

Trust me!!!! It happens to me too. Gw menghabiskan sekitar 3 bulan terakhir kehidupan single gw dengan melakukan hal paling memalukan menurut gw pribadi. Hal yang gak pernah gw lakukan saat gw masih jadian sama mantan gw. NGECEKIN SOSMED mantan. Trust me. It happens!!! Gw melakukan stalking online melalui Line, BBM, WA, Facebook, Instagram, Path dll. You name it!!! It’s sounds and looks creepy. I don’t know why I did it actually. Hahaha.

Serius tante? Trus kapan dong fase ini selesai masa seumur – umur gw bakal stalk sosmed mantan? Hmmm… Susah – susah gampang yaaa. Bagi gw, fase ini selesai begitu gw tau mantan gw ini punya pacar baru. Hahaha. Sebenernya gw sih udah mencium fakta ini jauh sebelum terbukti (tentu saja dari hasil stalking gw yang agak – agak horor dan creepy itu. Dan saat akhirnya terbukti, gw mendapat kelegaan yang sungguh luar biasa dan gak tertahankan. Begitu gw dapet kepastian itu. Gw langsung ngerasa gw akan bisa move on. Yesssss, I CAN DO IT!!!

Sebenernya ya, hal ini bervariasi sih tergantung dari orangnya. Mungkin untuk yang putusnya dengan cara menyakitkan (dalam hal ini bisa diselingkuhin atau gimana gitu) melihat mantannya bahagia dan foto mesra dengan cewek lain bakal sedih banget. Tapi untuk gw yang putusnya agak – agak ngambang dan banyak tuduhan – tuduhan yang menyebalkan dari teman sekitar gw, melihat fakta bahwa mantan gw dalam hitungan kurang dari 6 bulan jadian lagi entah kenapa gw lega. Call me weird or something else, I don’t care hohohohoho *evil laugh*

Mungkin juga fase ini berakhir saat loe menemukan secercah harapan dan sinar baru dalam hidup loe. I don’t really know. Sebenernya kalau hal ini dijadiin topik skripsi kayaknya menarik. Sayangnya, gw gak bisa bikin penelitian kayak gini. Hehehe. Tapi secara garis besar, untuk anak jaman sekarang fase – fase yang gw sebutin diatas bakal dijalankan tanpa sadar dan secara naluriah. Hehehe.

Jadi buat kalian yang baru single, sudah sampai manakah kalian? Hohoho…..
Kali ini agak sedikit berbeda dengan biasanya, gw mau ng – review buku bahasa Inggris yang gw baca. Berhubung buku yang gw baca ini softcopy, jadi gw kurang tau di Indonesia bakal ada apa gak atau udah terbit atau belum. Cuma mungkin kalian bisa beli di amazon atau di kokobooks atau barnes and nobles.


from here
Buku ini bisa dikategorikan sebagai buku untuk kalangan remaja menurut gw pribadi. Bercerita tentang Sarah Burke sebagai tokoh utama yang diberkahi dengan bentuk hidung yang agak diluar kewajaran. Apalagi cerita dimulai dengan sarapan pagi Sarah dengan Ibu nya (Seorang pembawa berita terkenal di TV) dan perdebatan Sarah ke ibunya mengenai tawaran operasi plastik (Beth Burke, ibu nya Sarah sendiri melakukan operasi plastik untuk memperbaiki bentuk hidung yang sepertinya menurun ini).

Sarah sendiri sebenarnya tidak merasa perlu melakukan operasi plastik karena dia menganggap bentuk hidungnya adalah anugrah (Go go go Sarah!!!). Apalagi Sarah memiliki Kristen Gallagher (teman baiknya, malah bisa dibilang teman satu – satunya Sarah) yang siap membela Sarah apabila ada orang yang menjelek – jelekan Sarah. Sarah sendiri terkadang suka menantang langsung orang – orang yang menghina hidungnya dan menerima bahwa sebagian orang sering membicarakan tentang hidungnya di belakang. (Seperti kebanyakkan sekolah, pasti ada kegiatan bully walaupun secara verbal saja)

Sayangnya, semua berubah karena kehadiran seorang murid laki – laki baru Rockford Conway (Rock) yang mempesona dan pintar. Apalagi saat Kristen, mulai meminta bantuannya untuk mendekatkan dirinya dengan Rock dengan menggunakan kemampuan Kristen dalam bertutur kata. Dapatkah Sarah, menekan perasaannya terhadap Rock dan membantu Kristen? Apakah Rock akan menyadari bahwa Sarah lah selama ini yang berinteraksi dengannya di email?

Kelanjutannya bisa dibaca di buku Flawless karangan Lara Chapman ini!

Menurut gw pribadi buku ini bagus banget untuk umuran ABG. Karena di buku ini, diceritakan bagaimana Sarah sebagai orang yang minder berat karena hidungnya yang memiliki bentuk yang luar biasa berusaha untuk menerima keadaan tersebut. Tidak terbujuk untuk mencari jalan pintas (operasi plastik) dan menyadari bahwa sedikit kekurangan dalam dirinya itu tidak menutup berbagai kemungkinan dalam hidup nya dan tidak berarti bahwa dia jelek sehingga tidak dilirik oleh lawan jenis. Jangan sampai karena kita terlalu terpaku pada kekurangan kita, kesempatan – kesempatan yang ada terlewat begitu saja.

Bagaimana pentingnya sebuah persahabatan juga dibahas di buku ini melalui cerita mengenai Ibu Sarah (Beth) dalam berinteraksi dengan rekan kerja yang pada akhirnya menyadarkan Sarah bahwa pertemanannya dengan Kristen sangat berharga dalam hidupnya.

Oh ya, di buku ini suka ada quote yang bagus contoh ya:
Beauty is not in the face, beauty is a light in the heart.
                                                                                                                                                ~Kahlil Gibran

Everything has beauty, but not everyone sees it.
                                                                        ~Confucius

See!!! Memang sih overall, buku ini lebih menceritakan tentang kecantikkan fisik. Tapi sebenernya, menurut gw minder gak cuma dari fisik kok. Masih banyak yang lain, dan dengan baca buku ini kalian akan benar – benar mengerti :D

Kalau gw rate, maka buku ini bakal dapat 4.5/5 :D
Untuk kesekian kalinya. Jangan bosan ya saudara – saudara. Gw mau review buku-nya Christian Simamora lagi. Hehehe. Dan seperti biasa, novel ini merupakan novel pinjaman. Hahaha.


1.  Story
Kami ‘bersahabat’ sejak kecil.

Tepatnya, kalau ada kata lain untuk
menggambarkan sesuatu yang melampaui
‘sahabat’, maka kata itulah kami.

Berbagi Cerita, berbagi rahasia.

Bahkan, tanpa disadari, kami pun membagi cinta.

Tapi, apakah kau tahu, rasanya saling mencintai
namun bertahan untuk tidak saling memiliki?

Percayalah, ini lebih buruk dari sekadar patah hati.

Ini bukan kisah cinta yang ingin kau alami.

from here
Well, penuh intrik banget sih? Hahaha. Entah kenapa, quote “Don’t judge a book by it’s cover!” berlaku banget untuk novel ini. Jangan karena kalimat penuh intrik di bagian cover belakang buku ini bikin loe minder dan berpikir bahwa buku ini adalah buku yang berat. Hahaha. Salah besar saudara – saudara! Kesan serius dalam penulisan novel ini, cuma terletak pada cover belakang buku ini. Sisanya, bahasa gaul dan cerita yang mengalir sempurna :D

Karena novel ini adalah salah satu dari seri #JBoyfriends, maka tokoh dalam cerita ini adalah Joshua (Jo) dan Emilia (Ems, Emi). Tentunya dengan peran teman baik para tokoh Ajeng. Yang sedikit berbeda dari novel Christian Simamora lainnya adalah pada buku ini, yang merupakan entrepreneur adalah Ems dan Ajeng. Jo adalah karyawan kantoran. Terus, di buku ini Ems lah yang merupakan seorang player dan sering melakukan One Night Stand.  

Seperti yang pernah sedikit gw bahas, novel ini bercerita mengenai persahabatan lawan jenis yang sangat akrab. Dimana sebenernya kedua – duanya saling memendam perasaan yang mendalam satu dengan yang lainnya. Tapi karena Ems punya trauma yang mendalam akibat pacaran dengan teman semasa kecil, maka baik Ems dan Jo sama – sama sadar bahwa peluang bagi mereka berdua untuk berpacaran adalah Zilch, Nan, Nile dsb.

Apalagi Ems yang walaupun sebenernya masih menyimpan crush nya ke Jo, sudah memiliki pasangan si Om Dimas yang ngajakin dia untuk nikah.  Jo sendiri pun tetap aktif berpacaran dengan wanita lain untuk mencegahnya berpikiran yang tidak – tidak ke Emi. Mereka berdua saling berusaha untuk mencegah yang lain mengetahui isi hatinya, tetapi tetap bersikap saling protektif, perhatian dan mendahulukan sahabat dibandingkan pasangan sendiri.

Sebenernya disini, konflik lebih diarahkan pada konflik batin dari masing – masing tokoh sendiri. Cukup menarik untuk meneruskan membaca buku ini karena rasa penasaran yang sangat mendalam bagaimana akhirnya para tokoh akan  menyadari dan saling jujur pada perasaannya masing – masing.

Oh ya, sedikit bocoran gak penting. Theme song untuk novel ini adalah *drumroll* Crush – David Archuleta (my fav song). Hohoho.

2. Alur Cerita
Mungkin karena ini novel awal Christian Simamora, gw merasa sedikit bingung karena sebenernya biasa saja gitu. Konflik ya muter – muter di Emi dan Jo aja gitu. Gak ada campur tangan pihak lain. Hahaha.

Tapi eh tapi, seperti novel Christian Simamora lainnya. Novel ini punya bagian yang gak banget yaitu Selingkuh. Walaupun akhirnya mereka langsung mutusin pasangan masing – masing sih.. #spoileralert (untuk novel ini masuk kategori dewasa) Hahaha. Dan tetap dengan paham free sex – nya. Tsk tsk tsk. Sayang sekali!!! Untungnya, disini karakter Jo dibuat sebagai cowok manis. Hohoho.

3. Bahasa
Mungkin karena ini merupakan buku – buku awal karangan Christian Simamora, jadi suka ada selipan – selipan kalimat gak penting untuk menjelaskan ke-alay-an bahasa si penulis. #oopss Tapi bener lhoo. Penulis ini bahasanya memang agak – agak ajaib dan susah dimengerti bagi anak – anak yang agak gak gaul kayak gw :D

Untuk typo dan hal – hal lainnya bisa dicek disini:
Hal 399 – typo sepele
Emi Dahling, lo kira gue gak merhatiin do berdua
Do = Lo hehe.

Hal 384 – Bahasa Inggris yang aneh
Di awal – awal paragraf Emi ngomongnya ‘fuck buddy’ – tunggal tapi di akhir paragraph berubah menjadi ‘fuck buddies’ – jamak.

Hal 374 – Bold di kalimat aneh yang gak penting
Tapi, kali kedua dan seterusnya perasaan berdosa itu lama – lama memudar – kayak warna biru di jeans belel yang dipake Emi….
See?!?!?!?

Hal 342 – Perulangan paragraf yang agak aneh, karena persis sama!
“I’ve never seen your chest this close.” Emi meletakkan kepalanya di atas dada Jo dan sejurus kemudian bersorak ringan dalam hati karena mendengar suara jantung cowok itu berdegup lembut untuknya.

“Dasar…!” Jo mengelus kepala Emi, menelusuri setiap riak rambut dengan jemari.

Emi meletakkan kepalanya di atas dada Jo dan sejurus kemudian bersorak ringan dalam hati karena mendengar suara jantung cowok itu berdegup lembut untuknya.

“Tadinya, aku – ehem, gue kira kita bakal kena awkward moment setelah semua kegilaan ini.”

Hmmm. Weird huh?

4. Fisik           
Novel ini karena dia terbitan jaman bahela (gw nya aja yang gak update, telat bacanya!) Novel ini sampul depannya ada ilustrasi cowok berbadan petak – petak yang ditampilkan dalam tulisan judul buku tersebut. Entah apa penulis memang lebih suka dengan gambar cowok petak – petak, tapi gw sebenernya gak suka. Hahaha.

Penerbit                : Gagas Media
Harga                   : Gak tau. hahaha
Pengarang             : Christian Simamora
Jumlah Halaman    : VIII + 429 halaman
Terbit                    : 2010